Notification

×

Iklan


Iklan

Sosialisasi Hukum Bagi Pelajar: PSNU Pagar Nusa MA Bina Insan Qur'an Dan KPM UI BBC Bangun Generasi Emas Taat Hukum

Rabu, 29 Juli 2026 | Juli 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-30T05:38:55Z



Mediapemuda.com Wiyong, Susukan, Kabupaten Cirebon – Ekstrakurikuler PSNU Pagar Nusa MA Bina Insan Qur'an bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UI BBC) Desa Wiyong menggelar Sosialisasi Hukum Bagi Pelajar. Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Generasi Emas yang Taat Hukum, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi" ini berlangsung di kampus MA Bina Insan Qur'an, Rabu (29/7/2026).


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, memperkuat pembentukan karakter, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak mulia kepada para pelajar.


Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Abdul Mukhyi, Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah PSNU Pagar Nusa Jawa Barat yang juga mahasiswa KPM UI BBC Program Studi Hukum Pidana Islam, serta Sutono, mahasiswa KPM UI BBC Program Studi Hukum Pidana Islam. Kegiatan turut didampingi oleh Kang Sono selaku Pembina Ekstrakurikuler PSNU Pagar Nusa MA Bina Insan Qur'an Susukan.


Dalam pemaparannya, Sutono menjelaskan bahwa hukum bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan pedoman hidup yang wajib dipahami dan dipatuhi oleh setiap warga negara. Menurutnya, kepatuhan terhadap hukum merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kehidupan yang tertib, aman, damai, dan berkeadilan.


"Pelajar sebagai generasi penerus bangsa perlu memiliki kesadaran hukum sejak dini agar mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan memberi teladan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," ujar Sutono.


Sementara itu, Abdul Mukhyi menegaskan bahwa pencak silat PSNU Pagar Nusa tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter pendekar yang berakhlakul karimah.




"Seorang anggota Pagar Nusa harus menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, persaudaraan atau ukhuwah, serta cinta kepada agama, bangsa, dan negara. Ilmu bela diri harus digunakan untuk melindungi diri, membantu sesama, dan menegakkan kebaikan, bukan untuk melanggar hukum," tegas Abdul Mukhyi.


Materi sosialisasi meliputi pengertian dan tujuan hukum, pentingnya menaati peraturan, hak dan kewajiban pelajar sebagai warga negara, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum. Di antaranya perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, kekerasan, hingga penyalahgunaan media sosial. Peserta juga dibekali pemahaman tentang etika dalam kehidupan sehari-hari dan etika bermedia digital.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa KPM Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon di Desa Wiyong dalam bidang pendidikan hukum dan pembinaan karakter generasi muda. Kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan organisasi kepemudaan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, dan memiliki kesadaran hukum yang baik dalam menghadapi tantangan zaman.


Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti diskusi, mengajukan pertanyaan, serta menyampaikan berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Melalui kegiatan ini, PSNU Pagar Nusa MA Bina Insan Qur'an bersama mahasiswa KPM UI BBC berharap dapat melahirkan generasi muda yang unggul dalam prestasi, berakhlak mulia, taat hukum, dan mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045 yang membutuhkan generasi berkarakter, berintegritas, dan peduli terhadap sesama.



"Generasi Emas bukan hanya mereka yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga mereka yang berakhlak mulia, taat hukum, menjauhi segala bentuk pelanggaran, serta senantiasa memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara." (Red)


×
Berita Terbaru Update