Notification

×

Iklan


Iklan

Nyawa Balita Melayang di Kolam Renang Gintung Kidul Cirebon, Diduga Kolam Renang Belum Berizin

Kamis, 25 Juni 2026 | Juni 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-25T23:47:56Z




Mediapemuda.com CIREBON — Seorang balita perempuan berusia sekitar 1,8 tahun meninggal dunia diduga tenggelam di sebuah kolam renang di Desa Gintung Kidul, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Peristiwa tragis yang terjadi pada Selasa (23/6/2026) sore itu kini menjadi perhatian warga karena kolam tersebut diduga belum mengantongi izin pengelolaan.
‎Korban diketahui merupakan putri kedua pasangan Budi Hartono dan Kusmini. Balita tersebut ditemukan dalam kondisi mengambang di kolam renang milik warga bernama Jumadi yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah korban.
‎Menurut keterangan keluarga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat kejadian, ibu korban tengah mandi di rumah, sementara kedua anaknya berada di dalam rumah tanpa pengawasan langsung.
‎"Setelah mengetahui anak sudah mengambang di kolam, keluarga langsung kaget dan panik. Kejadiannya begitu cepat," ujar paman korban.
‎Ia mengungkapkan, akses menuju area kolam biasanya dalam kondisi terkunci. Namun, pada saat kejadian, gerbang kolam diketahui tidak terkunci sehingga diduga memudahkan korban masuk ke area tersebut.
‎"Biasanya gerbang dikunci, tetapi saat itu tidak. Kami sekeluarga sangat terpukul atas kejadian ini," katanya.




‎Sejumlah warga sekitar menyebut kolam tersebut kerap digunakan warga untuk berenang dengan membayar biaya masuk sekitar Rp5.000. Meski demikian, status perizinan dan standar keselamatan fasilitas tersebut menjadi sorotan pascakejadian.
‎Sementara itu, Ikin, kakak ipar pemilik kolam, membenarkan adanya insiden yang merenggut nyawa balita tersebut. Ia menjelaskan kolam awalnya dibuat untuk memelihara ikan koki dan digunakan untuk kepentingan pribadi keluarga. "Kalau ada tetangga yang mau menggunakan, ya dipersilakan," ujarnya.
‎Tragedi ini memunculkan pertanyaan terkait aspek keamanan dan pengawasan fasilitas kolam yang berada di lingkungan permukiman. Warga berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan guna memastikan penyebab pasti kejadian, termasuk menelusuri aspek perizinan dan standar keselamatan kolam.
‎Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak serta penerapan sistem keamanan yang memadai pada fasilitas yang berpotensi menimbulkan risiko, terutama yang dapat diakses masyarakat umum. (Jono)

×
Berita Terbaru Update